Wahai Istri, Jika Bertengkar Dengan Suami Jangan Kabur, Apalagi Update Status

Wahai Istri, Jika Bertengkar Dengan Suami Jangan Kabur, Apalagi Update Status

 Dalam hayati berumah tangga, wajar kiranya terdapat konflik. Tapi seberat apapun masalah yg Anda alami menggunakan suami, jangan lari atau kabur berdasarkan tempat tinggal  .


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

“Bertaqwalah pada Alloh rabbmu. Janganlah kamu keluarkan mereka dari rumah-rumah mereka dan janganlah mereka (diizinkan) keluar kecuali bila mereka melakukan perbuatan keji yg jelas. Itulah aturan-hukum Alloh & barangsiapa yang melanggar aturan-hukum Alloh, sesungguhnya beliau sudah berbuat dzalim pada dirinya sendiri. Engkau tidak mengetahui mungkin saja Alloh membuahkan sehabis itu kebaikan.”  [QS. Ath-Thalaq : 1]

Maka, munculnya seorang istri menurut tempat tinggal  , di samping termasuk perilaku yg diharamkan sang Allah, jua hanya akan memperbesar perseteruan yang sedang terjadi.

Janganlah seseorang istri muslimah mengikuti apa yg telah dilakukan sang secara umum dikuasai kaum perempuan   dimana waktu terjadi perselisihan dengan suami-suami mereka, mereka pun mengungkapkan,

“Pulangkan aku  ke rumah orangtuaku!” atau “Aku akan menelpon keluargaku!”, kemudian dia pun meminta mereka buat menjemputnya dari rumah itu. Ini seluruh dilarang sang syariat.

Jangan sampai ada dari kita akhlak yg jelek sehingga mengakibatkan kita diusir atau kabur berdasarkan tempat tinggal   kita sendiri. Hendaklah seseorang istri permanen tinggal pada rumah, dan terus berupaya mencari jalan keluar menurut perseteruan dengan aneka macam cara yang sesuai syar’i.

Mencari jalan keluar juga bukan dengan cara update status pada sosial media. Karena itu nir akan membantu, malah akan semakin memperburuk keadaan karena aib famili akan beredar ke orang terdekat bahkan orang yg nir kamu kenal.

Hal terpenting dalam keluarga saat ada perkara merupakan duduk bersama & menyampaikan perseteruan yg tengah terjadi.

Jangan gengsi dan memalukan buat menyampaikan masalah yg sedang dihadapi, baik itu pihak istri maupun pihak suami. Agar semuanya jadi kentara & nir galat paham lagi.

Yang terakhir, tetaplah berdoa & meminta pertolongan kepada Allah supaya famili anda selalu pada lindungan Allah. Semoga bermanfaat.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA

Halaman
2 3